Kejari Lotim Tetapkan 2 Tersangka Kasus Tipikor Kolam Labuhan Haji

  • Whatsapp
banner 468x60

SITUS, NTB – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur akhirnya menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) penataan dan pengerukan kolam Pelabuhan Labuhan Haji. Kedua tersangka tersebut inisial N selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) dan TR dari kontraktor PT Guna Karya Nusantara.

Penetapan keduanya status tersangka setelah dilakukan ekspost pada, Kamis, 11 November 2021 sekitar pukul 15.00 Wita di ruang rapat Kejari Lotim yang dipimpin langsung oleh Kajari Lotim, Irwan Setiawan Wahyuhadi dan dihadiri oleh seluruh Jaksa pada Kejari Lotim.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Kasi Intelijen Kejari Lotim, Lalu Moh. Rasyidi, SH, menerangkan bahwa penetapan dua orang tersangka tipikor Pelabuhan Labuhan Haji ini berdasarkan hasil eksposet setelah turunnya hasil audit dari BPKP.

“Atas dasar itu, diperoleh kesimpulan terhadap perkara tindak pidana korupsi pada pekerjaan penataan dan pengerukan Pelabuhan Labuhan Haji yang dikerjakan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lotim tahun 2016 ditetapkan dua orang tersangka yaitu N selaku PPK dan TR pihak kontraktor,” paparnya.

Lanjut Rasyidi mengatakan, penetapan dua orang tersangka ini dari laporan hasil audit BPKP atas penghitungan kerugian keuangan negara telah ditemukan adanya kerugian negara sebesar Rp6.361.048.182.00.

“Dengan telah ditetapkan tersangka ini, maka tim penyidik Kejari Lotim akan segera memanggil saksi-saksi maupun para tersangka untuk dimintai keterangan. Langkah ini untuk mempercepat proses penyelesaian tindak pidana korupsi pada proyek tersebut,” jelasnya.

(Toni Situs.news – NTB)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *