Rizieq Syihab Pulang ke Indonesia Setelah Masuk Daftar Orang Dideportasi

  • Whatsapp
banner 468x60

SITUS, JAKARTA : Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Miftuh Abegebriel mengungkapkan bahwa pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab (MRS) pulang ke Indonesia setelah masuk dalam daftar deportasi.

Sebelumnya, Rizieq mengatakan bahwa dia pulang ke tanah air setelah visa nya diperpanjang oleh Arab Saudi dan usai permohonan izin keluar atau bayan safar darinya ditolak otoritas setempat.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Agus menjelaskan bahwa status Rizieq itu terdapat layar keempat dalam sistem komputer imigrasi Arab Saudi.

Di layar ini juga tertulis dengan sangat jelas nama MRS masuk dalam tasjil murahhal, daftar orang dideportasi,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.

“Saya berpesan untuk MRS: Tidak perlu malu dengan status di sistem komputer imigrasi Saudi ini,” ujar Agus.

Ia menyebut status deportasi itu juga dapat dilihat pada layar-layar sistem komputer imigrasi Saudi sebelumnya. Layar pertama, kata Agus, berisi informasi tentang pendatang (ma`lumat za`ir).

“Layar pertama sangat jelas sekali tidak ada perpanjangan visa, yang ada adalah perubahan batas akhir tinggal (intiha` al-iqamah) sampai dengan 11 November 2020,” ujar Agus.

Sedangkan batas tanggal berlakunya visa (tarikh intiha` as-salahiyah) tetap tanggal 20 Juli 2018 (dalam dokumen tertulis, 25/09/1439 H),” sambungnya.

Layar kedua, lanjut Agus, menampilkan menu utama Sijil al-Mukhalif atau daftar catatan pelanggar undang-undang keimigrasian.

Identitas MRS, kata Agus, tercatat di layar ini, mulai dari nama, jenis pelanggaran, nomor deportasi, jenis dokumen, dan lainnya.

“Jelas sekali MRS di layar kedua ini dilabeli ‘mukhali’ pelanggar undang-undang dan ini tidak akan hilang,”ujarnya.

“Di layar kedua ini ada dua kolom yang sensitif dan berkategori aib sehingga kami tidak elok untuk membukanya ke publik. Saya masih menghargai MRS sebagai sesama santri,” tutur Dubes.

Layar ketiga berisi data MRS yang bolak-balik keluar masuk Arab Saudi, meski tak sempat ke Indonesia.

Agus menuturkan pihaknya pun telah berkomunikasi dengan Kantor Imigrasi Kerajaan Arab Saudi pada Kamis (4/11/2020).

Dari komunikasi itu, pihaknya mendapat lima lembar dokumen keimigrasian yang berisi informasi tentang Rizieq.

“MRS, sesuai nama yang tertera dalam paspor bernomor B326????, visa nya tidak diperpanjang oleh Pemerintah Arab Saudi dan hanya diberikan izin tinggal paling lambat sampai dengan 11 November 2020,” kata politikus PKB ini.

Dengan demikian, disampaikan Agus, Rizieq hanya mendapatkan waktu sembilan hari dari pemerintah Arab Saudi.

Tenggang waktu itu terhitung sejak 2 November saat Rizieq datang ke Kantor Deportasi Syumaisi untuk mengurus admistrasi kepulangan.

“Arab Saudi hanya memberikan waktu sembilan hari sejak kedatangan MRS di Kantor Deportasi Syumaisi,” ucap Agus.

Sebelum melewati batas waktu itu, Rizieq telah mengumumkan waktu kepulangannya ke Indonesia. Dia akan terbang dari Jeddah pada 9 November dengan Saudi Saudi Airlines nomor penerbangan SV 816 dan tiba di Tanah Air pada 10 November.

Pihak Rizieq sebelumnya berulangkali membantah overstay atau bermasalah dalam hal keimigrasian di Saudi.

(Toni Situs.news, Jakarta)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *